Riwayat hidup pengarang ianatutthalibin

 Kitab I‘ānat al-Ṭālibīn ‘alā Ḥall Alfāẓ Fatḥ al-Mu‘īn (إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين) merupakan salah satu kitab fikih mazhab Syafi'i yang sangat terkenal di pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Asia Tenggara.

Pengarang

Pengarang kitab ini adalah:

Sayyid Abu Bakar bin Muhammad Syatha ad-Dimyathi

Beliau dikenal dengan nama Sayyid Abu Bakar Syatha atau As-Sayyid Abu Bakar Syatha ad-Dimyathi.

Riwayat Hidup Singkat

Nama lengkap: Sayyid Abu Bakar bin Muhammad Syatha ad-Dimyathi.

Lahir: Berasal dari keluarga keturunan Hadramaut yang menetap di Makkah.

Asal keluarga: Nenek moyangnya berasal dari Dimyath (Damietta), Mesir, sehingga mendapat julukan ad-Dimyathi.

Tempat tinggal: Sebagian besar hidupnya di Makkah dan mengajar di Masjidil Haram.

Mazhab: Syafi'i.

Bidang keilmuan: Fikih, usul fikih, dan ilmu-ilmu syariat.

Beliau merupakan salah seorang ulama besar mazhab Syafi'i pada abad ke-19 yang banyak mengajar para penuntut ilmu dari berbagai negeri, termasuk dari Nusantara. Karena itu, kitab-kitab beliau sangat berpengaruh di Indonesia, Malaysia, dan kawasan Asia Tenggara.

Karya Terkenal

Karya beliau yang paling masyhur adalah:

I'anat al-Talibin

Beberapa risalah dan catatan fikih lainnya.

Kitab I‘ānat al-Ṭālibīn sendiri merupakan syarah (penjelasan) atas kitab Fath al-Mu'in, yang ditulis oleh Zainuddin al-Malibari.

Wafat

Sayyid Abu Bakar Syatha wafat di Makkah pada tahun 1310 H / 1893 M. Beliau dikenang sebagai salah satu ulama besar mazhab Syafi'i yang karya-karyanya terus dipelajari hingga sekarang, terutama di pesantren-pesantren tradisional di Indonesia.

Untuk memahami kitab ini, biasanya para santri mempelajarinya secara bertahap karena pembahasannya cukup mendalam dan banyak mengutip pendapat ulama mazhab Syafi'i terdahulu.

Yang mau download klik link dibawah:

https://drive.google.com/file/d/1bBK4NZr2HEDWpjQqdjE216rP_qFj5tOk/view?usp=drivesdk

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BENCANA DAN BALA ADALAH ULAH MANUSI

Perusak Islam oleh orang Islam sendiri